Archives

10 pembohong Yang Mengaku Pernah Dibawa ke Neraka

Orang -orang dibawah ini pernah mengaku pergi ke Neraka, entah hanya sebuah kebohongan atau tidak pengakuan mereka sempat membikin heboh. Inilah 10 pembohong Yang Mengaku Pergi ke Neraka :

1.PHILLIP MANTOFA



Dibawa Ke Neraka oleh Tuhan 1 Januari 2000.Di sana Beliau Orang2 yg tidak Mengenal Tuhan disiksa terus menerus tanpa henti.Dia melihat api tanpa dasar dan melihat Wanita yang suka berselingkuh dan Pria yg suka masturbasi sedang disiksa.





2.JENNIFER PEREZ





Di bawa ke Neraka Tanggal 2 Mei 1997.Waktu itu umurnya baru 15 tahun.Di Neraka dia melihat orang2 disiksa.ada yang dipancung .ada yang di tusuk tusuk badannya.Pulang dari neraka dia langsung bertobat.





3.BILL WIESE



Dia pernah ke Neraka selama 23 Menit. Disana dia merasakan kesepian.Dia melihat Orang2 disiksa yang tidak mehngenal Tuhan.dan Melihat daging Terbakar yang baunya membuat mual.pengalamannya dibuat dalam buku "23 Minutes in Hell"




4.ELIZABETH

September 2001 Elizabeth dibawa ke neraka .disana dia melihat orang minta tolong supaya dilepaskan di neraka.kebanyakan dari mereka digerogoti ulat yang makan daging dan ada pula dibakar oleh api.



5.MARY KATRIN BAXTER




Marry Katrin Baxter di bawa ke Neraka tahun 1976.Disana dia melihat ada lembah berbentuk mangkuk yang berisi api yang tidak pernah padam.di dalam api itu ada orang yg tidak pernah percaya adanya Tuhan.Mereka disiksa di sana selamanya.kesaksian tersebut di tulis dalam buku"A Divine Revalation of Hell".


6.IAN MCCORMACK



Suatu hari di bulan Mei Ian Mccormack Berenang dan kemudian ia tersengat ubur-ubur.ia langsung dibawa kerumah sakit.waktu perjalanan menuju rumah sakit rohnya dibawa ke Neraka.Neraka benar2 gelap.tidak ada cahaya sedikitpun untuk melihat.tapi dia tahu ia sedang dineraka.Tapi untung dia dikeluakan dari kegelapan dan dihidupkan kembali.


7.KENNETH HAGIN
Kennet Hagin pernah dibawa ke neraka hingga 3 kali.di Neraka dia sempat hampir dimasuk kedalam roh jahat.untungnya ada Malaikat mncegahnya.Hingga kesaksiannya bisa dibaca dibukunya "Aku Pernak ke Neraka"


8.DANIEL EKECHUKWU




Daniel Ekechukwu mengalami kecelakaan dan dinyatakan meninggal.tapi 3 hari kemudian dia bangkit.selama 3 hari itu dia di bawa Tuhan ke Neraka. Disana dia Melihat Orang yang makan daging nya sendiri .terus makan lagi.terus begitu sampai selamanya.


9.CHOO THOMAS




Choo Thomas terkenal dengan bukunya "Heaven Is So Real" Selain pernah ke Surga Dia juga pernah ke Neraka sebanyak 2 kali. di neraka dia melihat orang orang yang disiksa sampai mukanya tak berbentuk lagi.Malahan dia tidak mengenali Neneknya Sendiri.



10.BERNADA FERNANDEZ
Wanita Latin Yang tinggal di New york dan melihat proses penyiksaan di neraka.yang membuat dia kaget bnyak orang kristen yang dia kenal ternyata ada di neraka.
Sumber www.kakus.com
Baca selengkapnya Bagikan

kisah bocah latin masuk ISLAM

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSBsktXnS6L10iZUnOl_c-Woo7wbunpmAehi7-MC2Lhf40-0Hdc

Kisah spiritual anak amerika yang memeluk islam hanya karena dia baca mengenai buku Islam, setelah sebelumnya
orang tuanya memberinya semua buku
semua agama yang ada di dunia, Orang tua
mutusin agar anaknya sendiri yang
memilih agamanya. Rasulullah saw bersabda: ”Setiap bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah.
Maka kedua orang tuanyalah yang
menjadikannya Yahudi, atau Nasrani, atau
Majusi.” (HR. Bukhari) Kisah bocah Amerika ini tidak lain adalah
sebuah bukti yang membenarkan hadits
tersebut di atas. Alexander Pertz dilahirkan dari kedua
orang tua Nasrani pada tahun 1990 M.
Sejak awal ibunya telah memutuskan
untuk membiarkannya memilih agamanya
jauh dari pengaruh keluarga atau
masyarakat. Begitu dia bisa membaca dan menulis maka ibunya menghadirkan
untuknya buku-buku agama dari seluruh
agama, baik agama langit atau agama
bumi. Setelah membaca dengan
mendalam, Alexander memutuskan untuk
menjadi seorang muslim. Padahal ia tak pernah bertemu muslim seorangpun. Dia sangat cinta dengan agama ini sampai
pada tingkatan dia mempelajari sholat, dan
mengerti banyak hukum-hukum syar ’i, membaca sejarah Islam, mempelajari
banyak kalimat bahasa Arab, menghafal
sebagian surat, dan belajar adzan. Semua itu tanpa bertemu dengan seorang
muslimpun. Berdasarkan bacaan-bacaan
tersebut dia memutuskan untuk
mengganti namanya yaitu Muhammad
’Abdullah, dengan tujuan agar mendapatkan keberkahan Rasulullah saw
yang dia cintai sejak masih kecil. Salah seorang wartawan muslim
menemuinya dan bertanya pada bocah
tersebut. Namun, sebelum wartawan
tersebut bertanya kepadanya, bocah
tersebut bertanya kepada wartawan itu,
”Apakah engkau seorang yang hafal Al Quran ?” Wartawan itu berkata: ”Tidak”. Namun sang wartawan dapat merasakan
kekecewaan anak itu atas jawabannya. Bocah itu kembali berkata , ”Akan tetapi engkau adalah seorang muslim, dan
mengerti bahasa Arab, bukankah
demikian ?”. Dia menghujani wartawan itu dengan banyak pertanyaan. ”Apakah engkau telah menunaikan ibadah haji ?
Apakah engkau telah menunaikan
’umrah ? Bagaimana engkau bisa mendapatkan pakaian ihram ? Apakah
pakaian ihram tersebut mahal ? Apakah
mungkin aku membelinya di sini, ataukah
mereka hanya menjualnya di Arab Saudi
saja ? Kesulitan apa sajakah yang engkau
alami, dengan keberadaanmu sebagai seorang muslim di komunitas yang bukan
Islami ?” Setelah wartawan itu menjawab sebisanya,
anak itu kembali berbicara dan
menceritakan tentang beberapa hal
berkenaan dengan kawan-kawannya, atau
gurunya, sesuatu yang berkenaan dengan
makan atau minumnya, peci putih yang dikenakannya, ghutrah (surban) yang dia
lingkarkan di kepalanya dengan model
Yaman, atau berdirinya di kebun umum
untuk mengumandangkan adzan sebelum
dia sholat.

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQngpHztLJHwm5wJd0XPE1IYFoTnequf-L4z0zRnfRMqI3QLBDR

Kemudian ia berkata dengan
penuh penyesalan, ”Terkadang aku kehilangan sebagian sholat karena
ketidaktahuanku tentang waktu-waktu
sholat.” Kemudian wartawan itu bertanya pada
sang bocah, ”Apa yang membuatmu tertarik pada Islam ? Mengapa engkau
memilih Islam, tidak yang lain saja ?” Dia diam sesaat kemudian menjawab. Bocah itu diam sesaat dan kemudian
menjawab, ”Aku tidak tahu, segala yang aku ketahui adalah dari yang aku baca
tentangnya, dan setiap kali aku menambah
bacaanku, maka semakin banyak
kecintaanku ”. Wartawab bertanya kembali, ”Apakah engkau telah puasa Ramadhan ?” Muhammad tersenyum sambil menjawab,
”Ya, aku telah puasa Ramadhan yang lalu secara sempurna. Alhamdulillah, dan itu
adalah pertama kalinya aku berpuasa di
dalamnya. Dulunya sulit, terlebih pada
hari-hari pertama ”. Kemudian dia meneruskan : ”Ayahku telah menakutiku bahwa aku tidak akan mampu berpuasa,
akan tetapi aku berpuasa dan tidak
mempercayai hal tersebut ”. ”Apakah cita-citamu ?” tanya wartawan Dengan cepat Muhammad menjawab,
”Aku memiliki banyak cita-cita. Aku berkeinginan untuk pergi ke Makkah dan
mencium Hajar Aswad ”. ”Sungguh aku perhatikan bahwa keinginanmu untuk menunaikan ibadah
haji adalah sangat besar. Adakah penyebab
hal tersebut ?” tanya wartawan lagi. Ibu Muhamad untuk pertama kalinya ikut
angkat bicara, dia berkata :
”Sesungguhnya gambar Ka ’bah telah memenuhi kamarnya, sebagian manusia
menyangka bahwa apa yang dia lewati
pada saat sekarang hanyalah semacam
khayalan, semacam angan yang akan
berhenti pada suatu hari. Akan tetapi
mereka tidak mengetahui bahwa dia tidak hanya sekedar serius, melainkan
mengimaninya dengan sangat dalam
sampai pada tingkatan yang tidak bisa
dirasakan oleh orang lain ”. Tampaklah senyuman di wajah Muhammad
’Abdullah, dia melihat ibunya membelanya. Kemudian dia memberikan
keterangan kepada ibunya tentang thawaf
di sekitar Ka ’bah, dan bagaimanakah haji sebagai sebuah lambang persamaan antar
sesama manusia sebagaimana Tuhan telah
menciptakan mereka tanpa memandang
perbedaan warna kulit, bangsa, kaya, atau
miskin. Kemudian Muhammad meneruskan,
”Sesungguhnya aku berusaha mengumpulkan sisa dari uang sakuku
setiap minggunya agar aku bisa pergi ke
Makkah Al-Mukarramah pada suatu hari.
Aku telah mendengar bahwa perjalanan ke
sana membutuhkan biaya 4 ribu dollar,
dan sekarang aku mempunyai 300 dollar. ” Ibunya menimpalinya seraya berkata
untuk berusaha menghilangkan kesan
keteledorannya, ”Aku sama sekali tidak keberatan dan menghalanginya pergi ke
Makkah, akan tetapi kami tidak memiliki
cukup uang untuk mengirimnya dalam
waktu dekat ini. ” ”Apakah cita-citamu yang lain ?” tanya wartawan. “Aku bercita-cita agar Palestina kembali ke tangan kaum muslimin. Ini adalah bumi
mereka yang dicuri oleh orang-orang
Israel (Yahudi) dari mereka. ” jawab Muhammad Ibunya melihat kepadanya dengan penuh
keheranan. Maka diapun memberikan
isyarat bahwa sebelumnya telah terjadi
perdebatan antara dia dengan ibunya
sekitar tema ini. Muhammad berkata, ”Ibu, engkau belum membaca sejarah, bacalah sejarah,
sungguh benar-benar telah terjadi
perampasan terhadap Palestina. ” ”Apakah engkau mempunyai cita-cita lain ?” tanya wartawan lagi. Muhammad menjawab, “Cita-citaku adalah aku ingin belajar bahasa Arab, dan
menghafal Al Quran. ” “Apakah engkau berkeinginan belajar di negeri Islam ?” tanya wartawan Maka dia menjawab dengan meyakinkan :
“Tentu” ”Apakah engkau mendapati kesulitan dalam masalah makanan ? Bagaimana
engkau menghindari daging babi ?” Muhammad menjawab, ”Babi adalah hewan yang sangat kotor dan menjijikkan.
Aku sangat heran, bagaimanakah mereka
memakan dagingnya. Keluargaku
mengetahui bahwa aku tidak memakan
daging babi, oleh karena itu mereka tidak
menghidangkannya untukku. Dan jika kami pergi ke restoran, maka aku
kabarkan kepada mereka bahwa aku tidak
memakan daging babi. ” ”Apakah engkau sholat di sekolahan ?” ”Ya, aku telah membuat sebuah tempat rahasia di perpustakaan yang aku shalat di
sana setiap hari ” jawab Muhammad Kemudian datanglah waktu shalat maghrib
di tengah wawancara. Bocah itu langsung
berkata kepada wartawan, ”Apakah engkau mengijinkanku untuk
mengumandangkan adzan ?” Kemudian dia berdiri dan
mengumandangkan adzan. Dan tanpa
terasa, air mata mengalir di kedua mata
sang wartawan ketika melihat dan
mendengarkan bocah itu menyuarakan
adzan. Subhanallah
Baca selengkapnya Bagikan

KETIKA IBLIS BERTEMU RASUULLAH S.A.W

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTal8ER-PK51jVJBuiUPGCUSzUerUtd67sK8P77HINFWdmKK1IMUQRkQPF3aQ
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”

Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”

Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”

Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”

Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.

Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.

Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”

Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang memaksamu?”

Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:

“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”


Orang Yang Dibenci Iblis

Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”

“Siapa selanjutnya?”

“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”

“lalu siapa lagi?”

“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”

“Lalu siapa lagi?”

“Orang yang selalu bersuci.”

“Siapa lagi?”

“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”

“Apa tanda kesabarannya?”

“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”

” Selanjutnya apa?”

“Orang kaya yang bersyukur.”

“Apa tanda kesyukurannya?”

“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”

“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”

“Umar bin Khattab?”

“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin Affan?”

“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi Thalib?”

“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)


Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis

“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”

“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”

“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku berpuasa?”

“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”

“Jika ia berhaji?”

“Aku seperti orang gila.”

“Jika ia membaca al-Quran?”

“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”

“Jika ia bersedekah?”

“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”

“Mengapa bisa begitu?”

“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”

“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”

“Suara kuda perang di jalan Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”

“Taubat orang yang bertaubat.”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”

“Istighfar di waktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”

“Sedekah yang diam – diam.”

“Apa yang dapat menusuk matamu?”

“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul kepalamu?”

“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu?”

“Majelis para ulama.”

“Bagaimana cara makanmu?”

“Dengan tangan kiri dan jariku.”

“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”

“Di bawah kuku manusia.”


Manusia Yang Menjadi Teman Iblis

Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”

“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”

“Pezina.”

“Siapa teman tidurmu?”

“Pemabuk.”

“Siapa tamumu?”

“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”

“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”

“Bersumpah dengan cerai.”

“Siapa kekasihmu?”

“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”

“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”


Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas

Rasulullah SAW lalu bersabda : “Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.”

Iblis segera menimpali:

“Tidak,tidak.. tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir. Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikanku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas.”

“Siapa orang yang ikhlas menurutmu?”

“Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. "

"Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. "

"Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku.”

Iblis Dibantu oleh 70.000 Anak-Anaknya

“Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.

Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak – anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta – wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.

Aku punya anak yang suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.

Aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.

Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.

Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.”

Syaithan juga berkata, “keluarkan tanganmu”, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.

“Mereka, anak – anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.

Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.

Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.”

Cara Iblis Menggoda

“Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?

Akulah mahluk pertama yang berdusta.

Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.

Tahukah kau Muhammad?

Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar – benar menasihatinya.

Sumpah dusta adalah kegemaranku.

Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.

Kesaksian palsu kegembiraanku.

Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata – kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak – anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.

Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya ‘lihat kiri dan kananmu’, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan ’shalatmu tidak sah’

Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.

Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.

jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.

Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.

Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalamdirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.

Dan iapun semakin taat padaku.

Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, ‘kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.’

Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.

Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.

Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?”

10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT

“Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam”

“Apa saja?”

“Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.”

Allah berfirman,

“Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)

“Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.

Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.

Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.

Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.

Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.

Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.

Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.

Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.”

Allah berfirman,

“Orang -orang boros adalah saudara – saudara syaithan. ” (QS Al-Isra : 27).

“Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.

Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.

Allah menjawab, “silahkan”, dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.

Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.”

Iblis berkata : “Wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.

Jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!

Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.

Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini. Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.

Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.”

Rasulullah SAW lalu membaca ayat :

“Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT” (QS Hud :118 - 119)

juga membaca,

“Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku” (QS Al-Ahzab : 38)

Iblis lalu berkata:

“Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.”

Sampaikanlah risalah ini kepada saudara-saudara kita, agar mereka mengerti dengan benar, apakah tugas-tugas dari Iblis atau Syaithan tsb. Sehingga kita semua dapat mengetahui dan dapat mencegahnya dan tidak menuruti bisikan dan godaan Iblis atau Syaithan.

Mudah-mudahan dengan demikian kita dapat setidak-setidaknya membuat hidup ini lebih nyaman dan membuat tempat serta lingkungan kita lebih aman.
Baca selengkapnya Bagikan

KISAH-KISAH KEAJAIBAN SAAT PERANG DI PALESTINA-gaza

Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.





http://bimchat.files.wordpress.com/2009/01/gaza-strip-war.jpg

Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel sangat kesulitan.

Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.

Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.

Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.

http://images.huffingtonpost.com/gen/13427/thumbs/r-GAZA-large.jpg

Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.

http://www.map-uk.org/files/300_idf_soldiers.jpg

Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.

Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.

Berikut ini adalah rangkuman kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk kita ingat dan renungkan.

Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza
Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.

Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.

Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.

Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.

Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”

Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”

data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACeAOwDASIAAhEBAxEB/8QAGwAAAgMBAQEAAAAAAAAAAAAABAUCAwYHAQD/xABAEAACAQMDAgQDBQcCBAYDAAABAgMABBEFEiExQQYTUWEicYEUMpGhsQcjQlLB0fAV4SQzgvEWJSZDYnI0U7L/xAAYAQADAQEAAAAAAAAAAAAAAAAAAQIDBP/EACARAAMBAAMBAAMBAQAAAAAAAAABEQISITEDIjJBUQT/2gAMAwEAAhEDEQA/AEJTNQMVMpbcqMheKCmyvFZ2jkIqnSio/hoVW71Yr0iw9X3L719v2dzQsbkcVc2Sop0Ei5ZD1HNFQvuHPFLtxXpV0MuCA1PkED2xt61T5hBOa+BDD4f1r7YSDkUqOF0EnxYyfpTKFnI4zSyFUQqznv0pt9oRUUlu3QUch8Qy1fBAfmmARHFJLe6j8zdtLDPenVldQnOwceh7Va0oQ8F72roqsQAvrUoZtsoHRe2akLjzG2xrx6H1qNxG28PjPqRRygQaxMGHBFXDIGccetI4rsiZVB4ptLcL9nO1gTijmLgXJKnmAdx1qU8oDbkk2kDAApPZXWbuRZAzLxyD0pvsUjJppieYUpcsuSSSaiWllbec5HT2ojYnYV9t9BTEViZsjzASBVqnecr071Uy/wA1ehwi/D1pAfXCoOWFLJ5EU8JRM3x9c5oR14+LrTg6RR+DtXr61DGW5kx7VcqgJx1qsoAfeppULYvLBzndVm5+wOPnVC7V74qYlxTJhzuymF0jIRhh1BFL76AiQ4GB6UTGv2XU1Qs+zPUnkgjv680yuoEk6gVj4WuzK+Wwr1cg9KbXNiYzkAYNBPCQDilRwjHkmikU8ZFBKxQjJNFxueMnimBIrmvBGd2OvyqWeDVsOcjigZOIBRREYJ4xVsFtv5waOS2UYwKBgQtyeSKmYXxyBim9vEGGCtfTwJyMUxUX20ZplZq/IB/KowWxZgO+acLAIo87cY70ICuINuBAIxTDY7RggHBoRWGKJhuvKjyX4PUU6KAV3bBWWTGCOwqmR9sRO4g0VcTKSSAcE96DuU3IStNAVWd55T4z9481qLCUTQZBzWJ2NvzjAFaDRLjyVwx49DTJZoABjmqHYFiM9KjcXSKo5HPPFLXui0oC55zTokhgrBiQtSCnbVFpy6uCMN68UwbbuI7gZx+P9qKKAbQsapaJRkEEkUc7BTjOD0waGkIwW9qGxiy7vba1yJbiGJuQA7jIPy60rPiLTIUCyXRlkAGTHEeT3pB4mh/87vCehk7fIGlRiOOMigVNRN4wtRlYbWZj6sVX+9Bv4ruN3wWtuB6FmJpD5WOgqJjPfFMB94j05oYo7lQQQ2059+R+lE20IuIUlQhgw5x60ovdQl1XRftT2IH2ddpk+0ZI467O3I754z7VZ4KvYZr027oJJmBKyL0xisik4NJbQEHK80slstxbCAAEim3iG4+zyLbQjazrvLj+XoMVm4r90lIy4Oe/9R/WpY+SK5rNtxIU4qIgJHv6Uwl1DEipIikODgKcHNU2b+eQzENgHg8Hr/bH40mNNMpSBmIA655o+C1IwSOlXxpCGONw+lFOFyqp0IoQ6StpQuVK4B71fG3xnHSqo48kA8+lEwwsJPiGBVAmGW6jqahcqRIcjjFXw7cHParZoi/xBhgUwAImdccUasr71JyV64qvCp3z8q9EhB4pAX7kJ3NwD0r15UwMYP0oaZiQBjFV8460wLywcEnpnrUTGX+63BqqMnPWrg2DVIQM8RXIFTt2KEc1KR/4e9VoeRQIOkkLKMkmqDktmrEAYdKns4pgUSSlmXkjad2F46f4aMbWtrHMfHIGOMjnqaEdOvFUtGOcAUEst1DWJJXQxK6bDu5bvQ15rl4+fKCJ749v6V9JGCMEA0NJGPQUAKrhJLiZppmLyN95j1NUmAjtTRo+aqdAoJY4UcnigILfI9qibcntQmlXdxPqMgnlDRlTsXgDORjHvTooR7UqIxsGp3CqqKB8eBKHIO/t37dPw9hi3Tmms5g8J8pkJClwDgduvfn5Uohyzgk+1GtKzFSQBtGBgY4rKkjOC8kMpMzB2b+IDBB9zVZc7t+DvPfPShoWJPvRSqCARQmMkq726k+9MrBTEMKc57HsaAhB3cUfDxQxot1bVbbRLFr28DYUgIikbnY9AO3r8uvNYuL9o90LpcWNv9nJ+6WO7Hz6Z+lanxHo665pRjcMZ4yzwlDj4vT5H9a5udGARhteJ0bBDH/OaOeV6XnGteHadJvYNSsYLy1ctHKueeMHuD7imO4leTXJdG8UJ4ZtLiKKASowDQqDhQ44JPfkbence9NNL/aY73CJqVnEsbYO6IkMvvyefy+dXlcu0GvxcZ0ZSw6EipSzx29vJPdTCOCNS7s54UAdTSqPW4b/AEz7XoYj1B8gFVbGz/7Drn2681XcWes6nZPBcz2NlHOhR4lhMhwRyCxbGee3Sk+nGHosuf2iabJBN/psMst0vCJMNisM8nOT0646/gaZeD/EMniCO6We1W3mtiu7YxZGznp6f9q58+jXNlqcUU9i8cm91DzISpAOCeMZHI/GtTd29/4XuTc6VLDJZzkfAR8L4z8JJyUbr7HsQeKlapXE3LDFVk4oewvhf2qThHjY8PHIMMjdwfy+YIqbk06DTJBxnrUy/FBO+3vzWe8T6jrmlXls9ubY2si7hGUySQeQxPTqOnY+uaOSQozV4Z889Kmig4IOflS6DVrCS3glN9bRNcIGCO+Cvsxxgc8cnmmsO2RFKbXU9GU5yfmKpaQgmFPhzXrjBrHeN/Gv/hy5j0+1t3lvGRZCWUbNpJGPU9DT/wAPakNe0K11OGMxicHdHnO1gSCM9x0/GqoUOPoKSa/qv2O1P2WWM3BcADhto78dvrRl7Fd3zyQW0vkxx/DJIOSW4+Ht26896wuuw/6fqMtkshOxh8ZOAcgHn35NFJZqdG1dL62RJjm6AIfC8ZHcf51zTBxzWA0qS4t7yOWBWZ1O0jrkEeo7V0YWrsqtnnHOQaKC7AnHB4P40l1y9a1j2RxEM4x5jdPkPU4p7qMTQWksu8JtH3gMn6e9ZK/v5pJXdiNzZUjqAPQVL13C+PXZnpyxOSuc9M96JsNYuraAx8Ou7K7ucD0qm4w2c+uce9OdJ0CLULCKaedxjKqqKOACf65obM0qzKxMwGcii0LMmSOPWgI2wKLilO3b2rIlBURIbijIN23oSB3oBG5ouC4KKVHGTzg9falRhsTHcONo96OjlztU+w4pQk3xZJz86IScbw2DjAz7UUY5S4EY2jO7HBApRqfhyG6mFxbTmHzMCVAMj5qPX26fKrxPvYkk4PSr0nI4bketKJl5014IfE/ggDSxe6M8sxiO+W3lILMB12kAcj07+vFcxY7XyDn0rvem3gAdCTk/d+dYLx94cjfbqWmxHcc+fFEmQOM78Dp79u9bfPc6FrszHhvX7zQb5bm1clScSRk/C47g12m3FnrljDq1nqGoKkvDxR3DLz3U/wAuPQAfOuCi1lNu8hUhEIznrzxWi8GeJZNHu/LkaVrabCvEOQT2I9COMevT0xelV0JN5On3Gm21sjy2omMjdfMmeTp6bicVQz/uEjuYmeFy0ciEdVIz9CCOD24pfea/cc7NNu9wOB5ikDP4Uot5RbSSS6iwiZ/jQOwBHJOcZ6ZrlbKY/wBFvLjw3qrWOql5LK9ZTbXO3jpgflgEdjz0ranZg1ynWvFNpHZLZ+UZ4mkEhUHHQ+/Iz69cZ7GmHh39oMmpapHY3dvGiTHbHIpIw2OARz1IPPvVzX+Gz+mdJf6b2XZnHf1xWN8ZRXiLEsrsY55XW32oW2EDPPzHHfAJrRyyM5+EN16YqmbfPLE0zSP5KlYwXO1AeuB0Hzxms2qRyhzW38y2kKzpujA5ZQT9famvhjxTcaNdqyEy25IElvn7w9R6H3rSanZ6ckUt7dwkeUpkcpxuAB4PrXK2dgzOqhQDngY2/I/50qspmWlO0dO/adfaZdLpV8sgM0ysqqFP7yLhg30Jxz/MaTaD+0iXQrX/AE6PToXhSQyAlmU8tzu9/kP70sufD2p6xJpVhuwkEAMru3/46yOzcjPXGDgdzj3rP+JdBvvD12ILwrIsnxxyocq4Hz5B9jWmcpu03WojtGgeOvDs9oscUtxCRy/nxnOWOTlhwTnP4VnvF+2XVXuUCtDcqJY5F/iXGM/Pisv4IurCbQNasLmOJbwRi5tpyo3ErjK5+gOO/wAWa3GrWf8A6P0t15eBY8nvhh/cik9TUJ2k1UB6DagWEs0RIxJg56n39K3sc+7nGT1OT+dZvw4kaaDsd8GQs4BOCfSm8U0ZjRV3EqoypOaOQlnoG8TiU6YzRMV2MDIo6Ov+3WsUrGV23EHBzW61JftVhcRh8FkPb8qxq2MkNubiVQIs7cg9TTWkLScBJoVz2APetRoUfl6ZEB8QOSCo9SaTXFrGmnXDMHWdCoKsOMEjketOtOu1On225AT5Y7f7UtaFnPZyyJ8jPSiItz4xgD59aEikDEFUTHf+I01sI98yJLcrBExOZHB2j6D6dPWs6RxLLWElvibbngBjirmiZcFsqvr1oiK0nTc0LxT87cxuCT747ZpidKu5IS5h2ggYG9f96lspIVrGFHJZv/kvSpx8sRuAI/h3cmvIoJUncTRtmPgxgkHJ9qva4k2pH9nVSzBY8sASTjoBzj5+9NMOIRBbyko4TAbkb2xn5V9d3MOnxxyXoYq3ICD747457HvVy27WRMl1czlnyDDbxlm9snt25x9KFuNC/wBRVTGjW8X8PmuGZT3PT64NLsvOV/QaTxMjyBdM02UzOThd5OOemBkn8qAvbTXNTiZtQeK1togWdJn2KuOSdvJOPf6VrNB0I6evlxiJi33n4JbjoGxnHy4/GsL401qKe5ksbDYtpHIS5jziVxnn/wCo7fjVY7ZetLHiMxLdvLugB2xnpgfePv8AhQeSCOaZ6ToupaxJMdMtJJzAm+TYOg/v6Dqe1CtZMo3MfhPTFdaaRhp616dK8Ewza7pQlmMm+JvKL7ch8AYPv1/L3pf4vsLi01ACdW8t5ESB8AArjnHpg5rYfsvkV/CMSRqC0c8qMM/I/oRx/emHibRYNbt445X8qWFzJCwP8eOh6/D0zj6VyvSWzTgnk5bdwW4kCtGhYgZDLuz/AJmhrj7NpkyXVrCglEqsp/lI54/Cn2mQwjWJNN1ax3GfEOScSQkkcg/UfTB9qB8S+CrmzuFOnytJbY+DzpF3ZAJIyPTnsKfu/TTH0WcRoY6d4vukRGdnnA4eOTBPzUgfka2Wk39tq1mt1ZSb0JwwHVG7g1ybyooZY1s5pJiVzzHtYH3/AL098AX15b+LJ7HyTsuFYTDspUEh/wCn/UO+KErTo/6c/N5zvBo/H0ssOiKkasRM+HYKcAKM4/HH4VzzTIlOpW6zKXjEgaRTnDAcnOB0ruL/ABnOPyzXNfFug3ei366rpYfyN+8lPiNu2c8juvuenQ+pMu9HDpf002i6nb6lqk0ljC5320fmy5yFdSygd+owevHSs7+164EcGl2h+8d82PbhQfrg/hTjwDqdpNZ3ESLIt6z+bcbsYYnP3cdv6msp+1OVrjxKqsBtgtkUDrhjk1XzX5FN/jRH4Ts57/VEtrVCZGRiT2CgZOf0+tdXijvU8OC0vV/fiLaEzkjH3fqBisT4B1vRdCsbue8Ez30xCKI4+FQcgbs8Zbr8hXUNImt9W02DUIy8aSg/AxHUEjt15HUUvr+1Hh3MFGlzvHaQ28xClFCglSMj6/4aamKOToxXpjAzXmpWW5sxkZHVQQCT60HHLLB0bjuDzms7R9oMc3KxyxRfvWxhcg4/tSjU1uorMW84JRfhTHTHvimq3gK7pW2sOgReg9c5zUoobeUudqsp5Xd6/jRyjHL4ZrV7+Z7ZbcFnU4yxX0HAzRVvqf2e3ihSHARAMB89qa3WlrtyVXzM9MbVP5HFL201sn95Cvszf7UPSYuGkzGRNp0LGRLeFssMGSVgo7cDknkfrT+yXTbiIvLAsiAbt4WRVB/+POc89zUbjTLe4EIngUiAYjQnAUegHpntRsMaxKyxqFB7gc1m9dFZwD2Sx2o32un/AGhjzulwifQEn8eetM55BeW5inhjjk2kB4SeM/TH9PaoLGWAySe/rirFCrwSCPrxU1lrKRV9mjl/5i5YcK7NlsDpz2H4Vbb6daxDdFDEG5+MjLfiavBC8J0+VemUpyxwPXBJpdjiJpZx5+8w9VB4PzxRMcUUY4XkUC1y5wFjJB5LMcYqaSk9doPqDmjsIgDxtfXNp4duHtFIZyIi69Y1bqf6fWuP2kMVxeww3M3lQu3xyBc7B34zXc2eOSNopAjI42srDIYehrIax4Kspsvpr/ZXzwjgtH/cfpW/y2s9GW8Numq8PnS7TS47fRWT7MV3DY2SxP8AEx65OOc/IccVkP2g6HCkT6vZrsy4NxHjqScbxj3IyPfIxzWauF1bQJEjbzoQpIR0OUPrtb+nHyouHxNcXCtZ6mHuraZSkq/Du5GAVOM5BwfpiqWXbeibVGhv+zLVobZbqymYIZJFaBT3bbggfPArcSXx68Dtk9K5Hquj3+g3HnKGe3JJjmHw45BGfRhgf06VpdK8RWt9H/xyhbrO0ueEc54JH8Jx169PejWE+wW4oFeLL5Z7m2isYwb5XVjNGnIAzgZ788/SitVcGwCTyRpdTgDMhGRjBbtxnp8s0zsLYSKJFj3xt0KD+v8AnSsx4lFydVkSSN40ixtBXAcH09euPpUyeAu32ITAFyVYhTndg8dfetp4GtUjmuJzGvmGII0ncrngZ+lZeK0hTBmnjN033LdiSUXnO4duo+dbrwq8cGnyIyp5xkyViBPGOD09jQlO2Pkv1Xg5lfYhx261nfECyXtqYEmliQ5DKDw4PY04ZJZl3qwVT0BpXckxyEOPiHXdxSQa/wAAvDFimjOzKCfMUBnAOSB2+Wazv7T9JaK8TWI0ZoLhQsh/kkAwMn3Hf2Nb+1ntHYbYyrkj765X9aWeM40l0ySKZtySEDaq8k9RyR04/wBu9PO+OgWPxOd+H9JsNQ0bUnV521O3TzIogPhZQVzjAyW5IwfbrXUvCBuNP8N2sNxC0Mis2BJhcKzEgfgayfgvTIra+aWALG8UeQ7EjDE4H9a0reIAUaC7SYPgozWzcN24xyKf01WL5pLs0D75sMVjyORuj3E/L/tQ8lt5jCRkYEDiONvvfQA8e9V2s2oMim3FsINoKid3L49zk8/5mmIfC7Q/xdSqncR68ZrM1gnntJnKNCrLgEshILHn1om3jkaMpi4gwSSrHGfrRWJMkqxIHQMCD+Haqx5xZxA6ychf3hOF9exz+lFBZjpUyMp3oBkdUDYB+Z/2qDMc/EuT7S7fyoryygd4SZWc/CWKkD5c9P616sC7QZFuGc8klmH5A0ijKhVB4Ck1arN2xQhY55OfftU1cepqAC1I/iz+NWBwPuLg0IGH+GrFYjHemASu761IPhvce2KpDtnjj0r44zy/0JoAtMmevX2r4Mcev1ql5EAyMmoLcIeCkmPlVQKEbj225rw7iMk5PueKqN3EowFbPuMVVJqUcQJZDkdAe9HFsXJENbvVsNLnmcBlIEZUjIG7jJ9vbvWd8L6TBZgX15AVl/8AYhccgfznP5fjTWfVHkGCRj+UqKGN4WJYnlupPOa0zlyMy1pWjGdzcAidFMZGChPBHpWE1CwjttYaG2m/cj4sFucnt9P0rTmVpBjI+dG6Rolu8v2idEC7uuBkt3q/EQu2PvCVqlnpEaoS3mEO7Me5/rin00NlcxhbyGOYgfDvUZHyoFZdqhIyqAfd5xirlEfDOy7sZzt5+grCw3hkvGGnSC5sYNG0qONJCQZIYwfjJ/iOOBj145PpSO11t9K1F2jQMwU7lAySuOBj2610G81jTLCVIbmZlZiCfhJAHqcdP1rm0Nq19q8l1GsNsksnwxxLgfETzn19+Pljirw3DLeUmdNhubX7OZt8boF+/uGOcds980g1PVFumWOK2VdvCu5yxH04/GgFdoIPLBcAYBRW9P171QbtmnCFCwJ+8Ov15pJQfKn0sUrNmR2z2GafHT2n0eKCaZd33l3n4u+Op9KXaTbRXdzvuWQRxkEE5Bc9cD17ZxTWbULdGdLQG5mB5SPCMR3I3AjtS0++i8Y/rMfJvsWmjYRxlso+TzwexpxosAaSKZXSRc4EO4qc9jnByOfWmGp2cWoWRuLm3e3dE3N520sCB0Pr9Ky8U7wDakroCQcR5X5ZxV3kiGuL7NvIbt3RGI+zg8t57LL+S/EPTBHyohnCKCBOD328sfp3pFo2rXVzIIxPHI6DkOfibjqWz+nPf1NM3SWSYEidGQ8tFK8YPHcdD9ayfRsnQ+C6EuYwsqNngSL17+v5cVOdnSAxuIlDE/8AMzz7UILp7aPzJ5eCCMZ5+fXn5VXDfW00RNsXmhJ4dAWAz6Fuv6UUcCLUQxQciGNyTlWnDc/PJzQ/mXYOPtKnH8qqB+dTEVtajzZRI7k5UudzAegwOnevjcox3RqGU9DkD9aQQzO7PQYHpUgCR2r5iig87faotKoxt/CnCS9FA6tVgYLznPyGKEVznOKsB7gn3ogwreSBzXwbv275qgEkcZA9qkmGYHcSV49KACEcBiCOnrxmpmRugYKfcZqgAn+fHY5qQBYYU4x6inQ6PJ1m2MTO5wM4TC5+tKp45DGHvJPLTPClt7mj7q7htht4eTso5A9z6UmuZJLiQtMc/wBK1xl+mO3kHcfGSpJXtnrUokL9KntRec5rzzdxCLn54NbRIxC7OFWlVS6gdScjgD1rSWp3LstYyFAwuDxx7/5mhdE03yoVeRyZH+Lb1x7Yp8kAj5DMMnHIBAb16cVzb12dHzzERQPGAoQEZ/mwPrU4gMEl+ee4/X/PlVwiCq0szoFVfixnkDrgVidY1eS9Z0+5A38O74iPc/06frUrPIvWlkl4pv4b64jgh2sIv/eXuT1A9ulKofgG04DdenX8a9ubVIreN5gfMduzrgcZ6dQf8xR3hy102cz/AG+dfhUEAuRxnqD+WK26yjH1nllZ3d+8gtl3bQOcgdfc/wCda0Om6GkEYN1/xDn4SUyyr/1DgfM0XbJBBYBdFjgjQ/deZGKt6njk81ANJM4jvrWCSbblBBdsQ2Op2lfhHzIrF7bNs4SKb9nsLC4ngaS42fEPMOdg9l/lB+VZ2WDU7exF+JpUVm3vGoAADD7zAHI+RHFaC41bRYbhRHIk1wDtRokLYPfnnt7mrY7X7X5jJYsUmBErEgNJnrn1/P61C1xKeaYu41++mtjbzzGUZzlsZx6ZH/eg454gm/p7gdT7U21fRJNEIZCrofugEkovuOfxpIWeRh8MeB0O4j8K6M8X4YaT/ofZNLcXEaJNsY52s4GAeoB/TNabRrx5YWgnIieLO4lgC2T1z/naspaF4ZYX5YK4wmMDg+o6fOmV/OkUkN1p1xGsuf3g+Jjx0JPGR27/AJ1O80rDiNNKlzJNGRLCqopILw+axznoeg/Co2tzBL5jCeGRIvhkZSysDjOOOSfbn60FD4gVLBryaNsRcSRRpu57YbPA79Oh9qosNf8A9SDZsTDgBMytuBPzPb/vWUaNU0E3+s3kKfa7O3SW2A+Lcp3bT0Ye49CPzzhbFrxcF5vEByTkAkqQPQ4Uj15Bpq73EkckD6hIEdDgwjy/LHckZIPHf8u9WwWsTQRlbppVxw7JES3vylOoGmID869Q8815hiQMiphf4e/rVQiHuSD8J5NWIhJBY89agsWD6/WiYUHIwM0mNElCkcqpJ7EDirlgGAQSpPbbxVkUOcKMZqE1wLaJmjUnaccnkUJVjZNxFDGJJmCAcAZ5+lLrm/ZyVgDKvTcOpoWW5kuZQ8h3FuhPavuFGTW2cQw1ulOwhtzAZJ5x3qudooxycvj7g6j5ipGTzZhGuRk9amIvNzJJ8K9lU5rSmQIsUlwRuQ7fTt9a0mi6UsarLOuWPIDZwPlVGl2RkYOFj2oMkHPPP+cVoYomLfAVGentWe9fw2+eL2X28cYc7s5HIUZOcfOiYJ8uI3iaMHnG/IPfj2quKB9+EcAKAcHp6f1q2aM3QSGf40BGBvOMZGTx3/I96xNhN4q1J0hSxij2tIMuowSACMDjpzWT8lkcSkfvF5UqcEfKtVpNot/Nc+T+7RMRAsckAfqcgH8aRalpSWuoSRJPJuGDnAAIIzyK1x10YbVdFtzeTTvHHdM0pHCK53kA9aN0S3t5NSijnCYfOck4zjPOPl3qt7ZSyr1J9fX1ojSUSO+hYfwyANx1zkf1p68Fn01IEO5S1uJJMBQ20MMjpjIzn37dutSuI7xwgW4hiXO51YbmYc8c9O3+1WytEjOYI8OfgLseenpSCG81aPU7ixjngYQ/FvlTJC4zwe5xXIdY7SwgjHmG1gY9SwBQHrz7fjRDNtib/iY0DcbU6/Tvmh7j9xKhmPnO5C7j29P65/Kh4r6GKaWKKNlwQCSAeMcADsOOlKlQB8Q6lPY6c8UeHE4Me+U7SMjruPt2rC+XJ0KnJ6kD9K3Hiu3S50neyIxjIYB1BGOR3z1zWKW3WMELlBn7gOV+meldHy/Uw+vbD10S+aUxJDvbbuWROQB8+wpvYeG8xedeXJf4SPLjZcg+mfWrfDt9OlpJFkMsHJ3dxjOPyNOGvEESyzQKXdeWXrj51Gvo/C8/PPoJpemR6erM6IseOZJbkMfbIAHFHRvpsitCZIWWMYMe5XAHuBVcbx3DKDvXJ4AxRkeiIwEkWFyMBt5DAd+nvWZfFIra4VG8mGGT4xkMYz5XyJwRn2IFVul2G5ii/wCjAAoloPKlCM5Ev/7EGM/MVVM8SSFX37h12g4//oUAf//Z

Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki.


Suara Tak Bersumber
Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).

Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.

“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.

Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.

Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.

“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.

Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.

http://t0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRn10UcTqvAsEDYAn85t4_LWxObPYEFU-_qnh003g1a103NGhhXmg

Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan,

“Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”

Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.

Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.

“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya.


Saksi Serdadu Israel
Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.

Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Channel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.

“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.

Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.

Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”

Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu?

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQNGVguLyZudkAkTwXbtXa6_AWb8SQlBAdZdzlWFeZiyTxgEU_H-A

Sudah Meledak, Ranjau Masih Utuh
Di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.

Sebuah kejadian “aneh” terjadi di Gaza Selatan, tepatnya di daerah AI Maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata Israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.

Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.

Tak lama kemudian, beberapa tank Israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.

Apa daya, kaum Mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank Israel telah berkumpul persis di atas ranjau.

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS3D0KLjJ1Fy9irllVCq29Vzgwpr_qbyCsmieXd2OQdhjKccUJwrw

Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “Ya Allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”

Tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.

Setelah Tentara Israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.

Masih dari wilayah Al Maghraqah. Saat pasukan Israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.

Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”Wahai Dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk Ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-Mu.”

Maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa Allah Subhanuhu wa Ta’ala (SWT) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera.


Merpati dan Anjing
Seorang mujahid Palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs Filithin Al Aan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah Jabal Ar Rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal Israel berjatuhan di wilayah itu.

Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.

Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom Israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSp9G2PY0rZshssrW2ME0ywI33He_pvxbOUn7xqlro2KDnqD_WdAQ

Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs Filithin Al Aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin Al Qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer Israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan Israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.

Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “Kami adalah para mujahidin di jalan Allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”

Setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi.


Kabut pun Ikut Membantu
Ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan Al Qassam di kamp pengungsian Nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid Al Qassam (17/1/2009).

Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di Tal Ajul terkepung oleh tank-tank Israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.

Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara Israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.

Kasus serupa diceritakan oleh Abu Ubaidah. salah satu pemimpin lapangan Al Qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com (sudah tidak bisa diakses lagi). la bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.

Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara Israel guna meledakkannya. “Tak lupa kami berdoa kepada Allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata Abu Ubaidah.

Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit Gaza, atau oleh pasukan infantri Israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara Israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak.

Selamat Dengan al-Qur’an
Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.

Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQv97forBBALHohbfR1HTbtkCsACfAXXhTNj5OKXGzoapyjV1cZ

Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.

Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).

Dr. Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.

Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.

“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).

Harum Jasad Para Syuhada
Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.

Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.

Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.

Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.

Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.

Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.

http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRydK9eZ7FDcWwrtJ1ZKqhHKnVgt-jHb_lbak4MPhyGHk9z43zQ

Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.”

Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir
Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.

Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.

Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.

Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.

Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.

Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.

Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009)


Terbunuh 1.000, Lahir 3.000
Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.

Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Israel melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.

Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus.

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSN2dYJ0PE9Et1thFNGbOey-WfXEVstCE_wG-njrpKeNJTqYucryg

Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.

“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka.

Baca selengkapnya Bagikan

Sorotan

tinggalin jejak kalian